Jakarta, KMN — Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Sabtu (11/7) resmi menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Bersamaan dengan itu tersiar kabar bahwa Istana mendesak agar Febrie legowo.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum di tengah proses hukum yang sedang dilakukan oleh penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dilansir dari Kompascom
Anang menegaskan, Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jampidsus tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku. Kejagung juga mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Sebelumnya, pada Jumat (10/7/2026), Febrie Adriansyah masih menyatakan dirinya tetap menjalankan tugas sebagai Jampidsus dan menerima arahan dari pimpinan Kejaksaan Agung. Namanya belakangan menjadi sorotan setelah penyidik Kortastipidkor Polri mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara PT PLN. Dalam proses penyidikan tersebut, polisi telah menggeledah sejumlah lokasi dan menyita berbagai barang bukti yang kini masih didalami. (KMN-01)
Sijunjung, KMN --Pengurus Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Sijunjung periode 2026 - 2030 resmi…
KUALA LUMPUR, KlikmetroNews — Krisis kabut asap lintas batas kembali memicu aksi protes di Malaysia.…
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi mengambil alih penanganan tiga perkara dugaan korupsi yang…
Pelaku saat diarak menuju Sel Tahanan Mapolres Sijunjung dan menjalani proses pemeriksaan secara intensif di…
Jerussalem --Pergerakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dinilai semakin agresif di tengah memuncaknya konflik antara…
Taheran, KMN -- Hingga Minggu (23/2) Taheran menyatakan siap tempur, dan bersumpah akan melancarkan serangan…